3 Penyebab Kucing Cacingan yang Wajib Diketahui


Penyebab Kucing Cacingan

Penyebab kucing cacingan yang wajib diketahui. Cacingan sebagai salah satunya penyakit karena parasit yang memunculkan masalah pencernaan. Cacingan pada kucing sering terjadi saat lingkungan hidup kucing tidak bersih, terhitung dari makanan yang dikonsumsi kucing. Penyebab kucing cacingan dapat parasit atau factor yang lain.

Contoh Kucing Cacingan Saat itu, anak kucing bisa juga menanggung derita cacingan dari susu induknya. Bila tidak diatasi dengan serius karena itu dapat memberikan ancaman keselamatan hidup kucing.

Cacingan muncul karena infeksi cacing sebagai parasit yang memerlukan tempat hidup. Cacing pilih mekanisme pencernaan kucing karena sisi ini jadi habitat paling dicintai.

Disamping itu, cacing bisa juga berproduksi dengan maksimal pada kondisi yang paling memberikan dukungan dalam mekanisme pencernaan kucing.

Biasanya, penyebab kucing cacingan berawal dari parasit tipe cacing. Tetapi, ada pula penyebab lain cacingan seperti tungau atau kutu kucing, lingkungan kotor sampai infeksi penyebaran.

Cacing sendiri memiliki bermacam tipe yang dapat mengakibatkan cacingan pada kucing.

Berikut info lebih komplet berkenaan penyebab kucing cacingan yang perlu Anda lihat secara baik.

1. Parasit cacing

Cacing jadi parasit khusus penyebab cacingan pada kucing. Cacing berbentuk telur cacing masuk ke badan saat kucing menjilat-jilati dianya atau terjadi cedera di badan kucing.

Disamping itu, telur cacing bisa juga masuk karena proses menelan saat makan. Tipe cacing yang kerap memunculkan kucing cacingan misalkan:

Cacing Pita

Cacing Pita Tipe cacing pita mengakibatkan kucing cacingan dengan serang mekanisme pencernaan kucing. Kucing yang terkena cacing ini akan alami mencret dibarengi bintik darah.

Pada kondisi akut akan terjadi kekurangan nutrisi dan infeksi usus kronis. Seputar 60% dari pasien cacingan pada kucing disebabkan karena cacing pita. Oleh karena itu, pemberian obat cacing benar-benar disarankan.

Cacing pita mempunyai kepala dengan sisi mulut penyedot. Sisi ini berperan mengisap zat makanan sekalian darah yang berada di mekanisme pencernaan, terutamanya usus.

Beberapa makanan yang riskan memiliki kandungan cacing pita, yakni daging mentah, ikan mentah, dan hewan mati. Bila makanan itu masuk di badan kucing karena itu kucing dapat menanggung derita cacingan.

Cacing Gelang

Cacing Gelang Tipe cacing gelang penyebab cacingan yang biasa dikenali yaitu toxascaris leonina dan toxocara cati. Cacing ini mempunyai wujud badan tambang dengan sisi kepala dan ekor lebih kecil dari perutnya.

Telur cacing tambang banyak diketemukan di tanah yang tercemar kotoran pasien cacingan. Bila kucing bermain di tanah itu karena itu kemungkinan tertelan.

Antiknya, cacing ini sanggup mengakibatkan cacingan akut pada anak kucing tapi tidak pada kucing dewasa. Bahkan juga anak cacing yang diserang cacing tambang dapat alami kekurangan darah.

Disamping itu, berat tubuh anak kucing akan turun benar-benar mencolok. Beberapa ciri kucing cacingan yang lain, yakni badan anak kucing kurus tapi perutnya kelihatan buncit.

2. Parasit tungau atau kutu kucing

Kutu Pada Kucing Tungau atau kutu kucing memanglah bukan penyebab cacingan. Tetapi, tungau atau kutu kucing ini bawa telur cacing dalam badannya.

Saat kucing tidak menyengaja menelan tungau atau kutu kucing itu akan menyebabkan kucing diserang cacingan.

Telur dalam tungau atau kutu kucing akan menetas dalam mekanisme pencernaan dan jadi cacing parasit.

3. Infeksi dan lingkungan kotor

Lingkungan Kucing Kotor Infeksi penyebaran cacingan dapat terjadi saat anak kucing menyusu pada induk yang menanggung derita cacingan. Infeksi penyebaran ini terjadi saat kucing sehat berhubungan langsung dengan kucing cacingan.

Lingkungan kotor mempermudah penyebaran telur cacing. Ditambah lingkungan tidak higienis jadi sarang kuman pembawa telur cacing. Biasanya, lingkungan kotor dicintai cacing pita.

Infeksi cacing pada kucing dapat Anda dapat perhatikan gejala-gejalanya, selanjutnya dapat menyembuhkan kucing cacingan dengan tepat.

Supaya lebih ringkas, Anda bisa bawa kucing ke dokter hewan untuk memperoleh pengatasan yang lebih serius. Pada umumnya, tanda-tanda cacingan pada kucing dapat terlihat dari pengubahan fisik dan perilaku kucing.

Saat Anda merasakan ada pengubahan fisik dan perilaku kucing karena itu Anda dapat selekasnya lakukan pengecekan.

Anda bisa juga membahas program pengecekan parasit dalam secara periodik karena akan berlainan imbas infeksinya.

Tanda-tanda cacingan pada kucing makin kronis sanggup memunculkan risiko besar pada penyebaran pada manusia dan hewan lain disekelilingnya.

Artikel Terbaru